/me·nan·ti/ (v)

by astridirma

(2014)

Tulisan ini, amatiran rindu yang digurui sepi

Narasi setengah jadi yang ditulis rindu

dengan tangan penuh mimpi

Pada lembar pertama yang bertanya kabar

mengantar perkenalan

Pada pigura kita pertama dengan kepalaku di sudut telingamu

Lewat basah yang disampaikan hujan

Lewat helai yang dibawa pucuk pucuk dahan

Apa kabar, tuan

sudahkah kita saling mengenal

Pada ikrar yang mulut ini ingin segera katakan

Janji Tuhan yang dibungkus indah lewat senyummu

Diisyaratkan senja yang kunikmati sendiri

Sampai kedua kita mulai menghitung hari

Advertisements